Showing posts with label yogyakarta. Show all posts
Showing posts with label yogyakarta. Show all posts

#sobatTAB - Bila bicara tentang Jogja enggak cuma tentang Malioboro dan pantai aja, lho! Buat kamu yang lagi cari tempat wisata keluarga yang seru dan unik, Obelix Village bisa jadi pilihan tepat. Berlokasi di lereng perbukitan, tempat ini menawarkan pemandangan alam yang indah dan berbagai wahana menarik yang bikin liburanmu makin berkesan.

maps/Obelix Village

Harga Tiket Masuk Obelix Village

Harga tiket Obelix Village cukup terjangkau dan berbeda antara hari kerja (weekday) dan akhir pekan (weekend).

  • Hari Kerja (Senin - Jumat): Rp25.000 per orang

  • Akhir Pekan & Hari Libur Nasional: Rp30.000 per orang

Catatan:

  • Harga tiket bisa berubah sewaktu-waktu.

  • Harga tersebut tidak termasuk tiket untuk wahana atau aktivitas berbayar di dalam area, seperti memberi makan hewan atau wahana tertentu.

Jam Operasional

  • Senin - Jumat: 08.00 - 21.00 WIB

  • Sabtu - Minggu & Hari Libur: 07.00 - 22.00 WIB

Lokasi Obelix Village

Obelix Village terletak di daerah perbukitan yang sejuk di Sleman, Yogyakarta.

  • Alamat Lengkap: Jl. Kenangan, Dusun Kalitengah Kidul, Kalitengah Lor, Candibinangun, Kec. Turi, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55584.

Rute Menuju Lokasi:

  • Dari pusat Kota Yogyakarta, jaraknya sekitar 15-20 km ke arah utara.

  • Kamu bisa menggunakan kendaraan pribadi atau transportasi online. Perjalanan akan memakan waktu sekitar 30-45 menit, tergantung kondisi lalu lintas.

  • Akses jalan menuju lokasi sudah baik dan bisa dilalui mobil atau motor dengan mudah.

Ada Apa Aja di Obelix Village?

Maps/Dwi Nanda

Obelix Village punya banyak spot menarik yang cocok buat semua umur, mulai dari anak-anak sampai dewasa.

  • Mini Zoo: Di sini, kamu bisa berinteraksi langsung dengan berbagai hewan lucu, seperti kelinci, domba, dan burung hantu. Cocok banget buat edukasi anak-anak sambil bermain. Kamu juga bisa memberi makan hewan-hewan ini, lho!

  • River Walk: Mau jalan-jalan santai sambil menikmati suara gemericik air? River Walk adalah jawabannya. Jalur setapak ini mengikuti aliran sungai kecil yang dikelilingi taman bunga yang cantik. Adem dan bikin hati tenang!

  • Taman Bunga : Mata kamu akan dimanjakan dengan aneka warna bunga yang mekar di taman ini. Jangan lupa siapkan kamera karena setiap sudutnya instagramable banget.

  • Area Bermain Anak: Buat si kecil, ada area bermain yang luas dengan berbagai permainan yang aman dan seru, seperti ayunan dan perosotan. Mereka pasti betah berlama-lama di sini.

  • Aneka Spot Foto Unik: Selain taman bunga, Obelix Village juga punya banyak spot foto lain yang unik, seperti rumah-rumahan Hobbit, kincir angin, dan aneka sculpture menarik. Dijamin, feed Instagram kamu bakal penuh dengan foto-foto keren!

  • Paintball : Paintball adalah olahraga atau permainan rekreasi yang mensimulasikan pertempuran. Permainan ini dilakukan di lapangan terbuka atau di dalam ruangan dengan berbagai rintangan, baik alami maupun buatan. Pemain dibagi menjadi dua tim yang saling berhadapan

Fasilitas

Fasilitas di Obelix Village sangat lengkap. Ada area parkir yang luas, toilet bersih, dan mushola. Kalau lapar atau haus, kamu enggak perlu khawatir karena ada beberapa kafe dan tempat makan dengan pilihan menu beragam.

Maps/Andri Eka Budi

Tips Berkunjung ke Obelix Village

  • Datang di Pagi atau Sore Hari: Hindari datang di siang hari saat matahari terik. Waktu terbaik adalah pagi saat udara masih sejuk atau sore menjelang matahari terbenam untuk menikmati sunset yang cantik.

  • Siapkan Kamera: Jangan sampai lupa membawa kamera atau ponsel dengan baterai penuh karena banyak sekali spot foto menarik.

  • Gunakan Pakaian dan Sepatu Nyaman: Karena banyak berjalan kaki, pastikan kamu memakai pakaian dan sepatu yang nyaman, ya!

Maps/Guntur Cahyo Hartanto

Jadi, kapan nih kamu mau ajak keluarga atau teman-teman ke Obelix Village? Destinasi ini cocok banget buat liburan yang enggak cuma seru, tapi juga menenangkan. Yuk, rencanakan liburanmu sekarang juga!

Instagram/ Drini Park

Gunung Kidul - Siapa yang tidak kenal dengan kota ini. Salah satu kabupaten yang berada di provinsi Yogyakarta. Ibukota Kabupaten ini berada di Wonosari yang berjarak sekitar 40 km dari pusat kota yogya. Gunungkidul merupakan salah satu kabupaten yang kaya dengan wisata pantainya. Salah satu yang bisa dijadikan referensi adalah Pantai Drini.

Harga Tiket Masuk (HTM)

Pantai Drini masuk dalam kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul. Untuk Harga Tiket Masuk cukup murah yaitu Rp. 15.000 untuk banyak pantai di sekitarnya.

  • Parkir Motor : Rp. 3000
  • Parkir Mobil : Rp. 5.000
  • Parkir Bis      : Rp. 10.000

Lokasi

Lokasi Pantai Drini berada di Desa Banjarejo, Kec. Tanjungsari, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Lokasinya berada disatu jalur Pantai Baron, Pantai Kukup, Pantai Krakal.

Jam Operasional

Pantai ini beroperasional 24 jam. Jadi jangan takut kamu bila ingin menginap di Pantai ini. Karena banyak penginapan disana. 

Fasilitas

  • Parkiran Luas
  • Mushola
  • Toilet
  • Penginapan
  • Warung makan
  • Gazebo

Daya Tarik

1. Wahana Bermain dan Tempat Instagramable Drini Park

         Drini Park merupakan tempat baru yang berada di kawasan Pantai Drini. Kalau dari arah barat maka sebelum masuk Pantai Drini terdapat hamparan yang cukup luas. Drini Park merupakan wahana permainan dengan segala umur dan tempat instagramable bagi kamu yang hobi berfoto ria. Untuk harga tiket sendiri dan wahana wahananya sendiri seperti berikut:

  • HTM                      : Rp.20.000
  • Sky Ride                : Rp. 15.000 - Rp. 20.000
  • Waterplay               : Rp. 25.000
  • Three Sixty            : Rp. 15.000 
  • Whoosh                  : Rp. 15.000
  • Volcano Climbing  : Rp. 15.000
2. Pantai Karang yang Indah

        Pantai Drini merupakan salah satu pantai karang yang berada di Gunungkidul. Meskipun begitu terdapat ciri khas sendiri yang dimiliki pantai ini. 

3. Menawarkan Pasir Putih yang Anggun

          Tidak kalah dengan pantai yang berada di bali. Pantai ini juga memiliki pasir putih yang bersih sehingga kamu dapat menjadikan tempat bermain bersama kerabat dekat ataupun keluarga tercinta.


Jadi gimana #sobatTAB, apakah tertarik mencoba Pantai Drini ini?

Yogyakarta - Yogya memang tidak henti-hentinya selalu membuat para pengunjung ingin selalu pulang lagi. Salah satu yang terkenal dari yogyakarta adalah kulinernya. Yogyakarta memang salah satu kota dengan sejuta kuliner. Salah satu yang terkenal di kota ini adalah Tengkleng Gajah. Dari namanya saja cukup menarik perhatian. Bagi pencinta masakan olahan kambing, tempat ini adalah surganya. Porsi yang cukup besar(sesuai namanya), rasa yang nikmat dan harga yang terjangkau membuatmu merasa ketagihan bila sudah mencobanya.

Sumber foto : @tengklenggajah on Instagram

Lokasi Tengkleng Gajah

Tengkleng Gajah terletak di Jalan Kaliurang Jl. Gantalan No. Km 9.3 Gantalan Minomartani Kec. Ngaglik Kabupaten Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta.
Sumber Foto : https://jogjakita.co.id/

Jam Operasional Tengkleng Gajah

Jangan khawatir bagi yang ingin mendapatkan Tengkleng Gajah. Warung ini beroperasi setiap hari mulai pukul 09.00 - 21.00 WIB.

Fasilitas Tengkleng Gajah

Beberapa fasilitas di Warung Tengkleng Gajah yang bisa kamu nikmati:
  • Tempat yang luas
  • Parkiran yang luas


Gunungkidul - Kabupaten Gunungkidul salah satu kabupaten yang berada di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta yang berada di sebelah timur Kota Yogyakarta. Kabupaten yang memiliki slogan handayani ini merupakan salah satu kabupaten yang dahulunya tertinggal di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Namun sekarang kabupaten ini menjadi maju melalui sektor pariwisatanya. Wisata Gunungkidul banyak dikunjungi dari berbagai daerah, bahkan sampai dengan luar pulau jawa. Salah satu wisata alam yang berada di Gunungkidul adalah Green Village Gedangsari.


Menikmati Green Village Gedangsari, Lantai Duanya di Gunung Kidul; Harga Tiket Masuk, Lokasi, Daya Tarik, Fasilitas
Sumber Foto: https://www.datawisata.com/

Harga Tiket Masuk (HTM) Green Village Gedangsari

Untuk masuk ke wisata Green Village Gedangsari memang tidak terlalu mahal alias cukup murah meriah. Nah berikut Harga Tiket Masuk (HTM) Green Village Gedangsari:
  • Harga Tiket Masuk (HTM) : Rp. 5000
  • Parkir : Rp. 2000
  • Tiket Flying Fox : Rp. 100.000
Nah Green Village Gedangsari buka dari pukul 08.00 - 17.00 WIB.

Lokasi Green Village Gedangsari

Green Village Gedangsari secara administratif berada di Dukuh Guyangan Lor, Desa Mertelu, Kecamatan Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul

Fasilitas Green Village Gedangsari

Sebagai salah satu penyedia wisata yang cukup lengkap Gunungkidul tentu selalu melengkapi fasilitas-fasilitas sebagai penunjang obyek wisata yang ada. Di Green Village Gedangsari ini sudah cukup lengap fasilitasnya, beberapa diantaranya adalah:
  • Area Parkir
  • Toilet
  • Mushola
  • Gazebo
  • Warung makan di sekitar lokasi
Bagaimana cukup lengkap bukan?

Daya Tarik Green Village Gedangsari

1. Keindahan Pemandangan yang Hijau dan Asri
Sumber Foto: https://raskita.com/
Secara namanya saja adalah Green Village Gedangsari, maka tak heran jika pemandangan yang hijau dan menyejukan yang ditawarkan di wisata ini. Tempat ini berada di ketinggian jadi bisa melihat beberapa tempat seperti Rowo Jombor bahkan Embung Batara Sriten kalau dilihat dari teropong.
2. Terdapat Wahana Flying Fox
Selain keindahan yang ditawarkan daya tarik lainnya di tempat ini adalah terdapatnya wahana flying fox yang akan menguji adrenalin kamu. Wahana ini cukup unik karena kamu bisa seluncuran sambil melihat keindahan disekitar Green Village Gedangsari.
3. Terdapat Spot Foto Instagramable
Sumber Foto : Kompas.com/Anggara Wikan Prasetya
Bagi kamu yang doyan foto-foto jangan kuatir tidak mendapatkan foto dengan angel dan lokasi yang bagus. Disini disediakan beberapa spot foto yang bisa kamu upload di media sosial kamu.



Yogyakarta - Bila berbicara tentang Yogyakarta memang tidak lepas dengan kata Pelajar, Wisata, Kuliner. Di ujung utara Kota Yogyakarta terdapat warung kopi yang cukup menarik perhatian para wisatawan. Pasalnya warung ini selalu dipenuhi oleh wisatawan yang rela antre untuk mendapatkan minuman dan makanannya. Nama warung itu adalah Kopi Klotok.

Yogyakarta - Bila berbicara tentang Yogyakarta memang tidak lepas dengan kata Pelajar, Wisata, Kuliner. Di ujung utara Kota Yogyakarta terdapat warung kopi yang cukup menarik perhatian para wisatawan. Pasalnya warung ini selalu dipenuhi oleh wisatawan yang rela antre untuk mendapatkan minuman dan makanannya. Nama warung itu adalah Kopi Klotok.
Sumber Foto: Instagram/hnrtourtravel

Apa Itu Kopi Klotok dan Kenapa di Sebut Kopi Klotok

Yogyakarta - Bila berbicara tentang Yogyakarta memang tidak lepas dengan kata Pelajar, Wisata, Kuliner. Di ujung utara Kota Yogyakarta terdapat warung kopi yang cukup menarik perhatian para wisatawan. Pasalnya warung ini selalu dipenuhi oleh wisatawan yang rela antre untuk mendapatkan minuman dan makanannya. Nama warung itu adalah Kopi Klotok.
Tentu banyak yang bertanya-tanya apa itu kopi klotok dan kenapa di sebut dengan kopi klotok. Kopi Klotok merupakan kopi yang berasal dari Yogyakarta. 
Sebenarnya jenis kopi yang dibuat pada kopi ini tidak ada yang khusus. Kopi jenis robusta dan arabika bisa digunakan untuk membuat Kopi Klotok. Yang membuat beda adalah cara pembuataannya, pembuatan kopi ini memang tergolong unik.
Cara membuatnya adalah air dan bubuk kopinya dicampur dan di direbus di dalam panci di atas tungku arang hingga mendidih sekitar 3-5 menit. 
Nah, waktu proses merebus sampai mendidih ini biasanya akan berbunyi klotok-klotok. Dengan alasan tersebut nama kopi ini disebut dengan Kopi Klotok.

Jam Buka dan Lokasi Kopi Klotok

Warung Kopi Klotok sangat mudah ditemukan karena berada di jalan utama menuju Kaliurang. Teaptnya berada di Jalan Kaliurang No. 16. Letaknya tidak jauh dari Kampus Universitas Islam Indonesia atau biasa disingkat UII nanti ada papan petunjuk untuk masuk ke Lokasi Kopi Klotok.
Warung Kopi Klotok ini sendiri buka setiap hari dari pukul 07.00 - 21.30 WIB. Kopi Klotok juga menawarkan makanan bernuansa jawa seperti sayur lodeh lombok ijo, sayur lodeh kluwih, dan masih banyak lagi.

Daya Tarik Kopi Klotok

1. Keindahan Alam yang Berada di Sebelahnya
Tentu banyak yang bertanya-tanya apa itu kopi klotok dan kenapa di sebut dengan kopi klotok. Kopi Klotok merupakan kopi yang berasal dari Yogyakarta.  Sebenarnya jenis kopi yang dibuat pada kopi ini tidak ada yang khusus. Kopi jenis robusta dan arabika bisa digunakan untuk membuat Kopi Klotok. Yang membuat beda adalah cara pembuataannya, pembuatan kopi ini memang tergolong unik. Cara membuatnya adalah air dan bubuk kopinya dicampur dan di direbus di dalam panci di atas tungku arang hingga mendidih sekitar 3-5 menit.  Nah, waktu proses merebus sampai mendidih ini biasanya akan berbunyi klotok-klotok. Dengan alasan tersebut nama kopi ini disebut dengan Kopi Klotok.
Sumber Foto: Instagram/hnrtourtravel
Pernahkan kamu menikmati makanan dengan pemandangan yang kurang mengenakkan?Nah di Warung Kopi Klotok ini menawarkan makan dengan pemandangan yang asri dan alami. Kamu akan disuguhkan pemandangan persawahan yang hijau dan menarik.
2. Nuansa Pedesaan yang Mententramkan Jiwa
Tentu banyak yang bertanya-tanya apa itu kopi klotok dan kenapa di sebut dengan kopi klotok. Kopi Klotok merupakan kopi yang berasal dari Yogyakarta.  Sebenarnya jenis kopi yang dibuat pada kopi ini tidak ada yang khusus. Kopi jenis robusta dan arabika bisa digunakan untuk membuat Kopi Klotok. Yang membuat beda adalah cara pembuataannya, pembuatan kopi ini memang tergolong unik. Cara membuatnya adalah air dan bubuk kopinya dicampur dan di direbus di dalam panci di atas tungku arang hingga mendidih sekitar 3-5 menit.  Nah, waktu proses merebus sampai mendidih ini biasanya akan berbunyi klotok-klotok. Dengan alasan tersebut nama kopi ini disebut dengan Kopi Klotok.
Sumber Foto: Instagram/hnrtourtravel
Bila kamu lagi penat dengan keadaan seperti dateline pekerjaan kantor, kebutuhan semakin banyak, ataupun lainnya. Mungkin tempat ini adalah salah satu pilihan untuk menikmati dan merefresh pikiran. Selain itu tak jauh dari warung itu juga terdapat wisata-wisata yang berada di kawasan Kaliurang.
3. Sering di Datangi Artis Ibukota sampai dengan Pejabat Negara
Tidak main-main memang warung ini. Kopi Klotok ini sudah banyak didatangi dari kalangan artis ibukota sampai dengan Pejabat Negara. Bahkan Presiden Joko Widodo sudah pernah menikmati nikmatnya santapan kopi klotok dan sayur lodeh dengan lombok ijonya. Beberapa tokoh nasional juga beberapa sudah ikut menikmati, seperti Bapak Menteri BUMN Erick Tohir, Bapak Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Bapak Helmi Yahya, Ibu Mentri Keuangan Sri Mulyani, sampai dengan Najwa Sihab.
4. Penyajian yang Sederhana
Tentu banyak yang bertanya-tanya apa itu kopi klotok dan kenapa di sebut dengan kopi klotok. Kopi Klotok merupakan kopi yang berasal dari Yogyakarta.  Sebenarnya jenis kopi yang dibuat pada kopi ini tidak ada yang khusus. Kopi jenis robusta dan arabika bisa digunakan untuk membuat Kopi Klotok. Yang membuat beda adalah cara pembuataannya, pembuatan kopi ini memang tergolong unik. Cara membuatnya adalah air dan bubuk kopinya dicampur dan di direbus di dalam panci di atas tungku arang hingga mendidih sekitar 3-5 menit.  Nah, waktu proses merebus sampai mendidih ini biasanya akan berbunyi klotok-klotok. Dengan alasan tersebut nama kopi ini disebut dengan Kopi Klotok.
Sumber Foto: Instagram/hnrtourtravel
Hal yang menarik dalam Kopi Klotok ini adalah cara penyajiannya yang sangat sederhana dan bernuansa tempo dahulu. Banyak orang yang tertarik dengan nuansa yang dihadirkan dengan alasan ingin mengenang masa dahulu.

Fasilitas Kopi Klotok

Tentu banyak yang bertanya-tanya apa itu kopi klotok dan kenapa di sebut dengan kopi klotok. Kopi Klotok merupakan kopi yang berasal dari Yogyakarta.  Sebenarnya jenis kopi yang dibuat pada kopi ini tidak ada yang khusus. Kopi jenis robusta dan arabika bisa digunakan untuk membuat Kopi Klotok. Yang membuat beda adalah cara pembuataannya, pembuatan kopi ini memang tergolong unik. Cara membuatnya adalah air dan bubuk kopinya dicampur dan di direbus di dalam panci di atas tungku arang hingga mendidih sekitar 3-5 menit.  Nah, waktu proses merebus sampai mendidih ini biasanya akan berbunyi klotok-klotok. Dengan alasan tersebut nama kopi ini disebut dengan Kopi Klotok.
Dalam menunjang kenyamanan dan keamanan warung ini juga menawarkan beberapa fasilitas yang diantaranya adalah area parkir yang luas, tempat makan yang asri dan nyaman, toilet yang bersih dengan air yang segar, dan lain-lain.
 

Daftar Menu Kopi Klotok

Tentu banyak yang bertanya-tanya apa itu kopi klotok dan kenapa di sebut dengan kopi klotok. Kopi Klotok merupakan kopi yang berasal dari Yogyakarta.  Sebenarnya jenis kopi yang dibuat pada kopi ini tidak ada yang khusus. Kopi jenis robusta dan arabika bisa digunakan untuk membuat Kopi Klotok. Yang membuat beda adalah cara pembuataannya, pembuatan kopi ini memang tergolong unik. Cara membuatnya adalah air dan bubuk kopinya dicampur dan di direbus di dalam panci di atas tungku arang hingga mendidih sekitar 3-5 menit.  Nah, waktu proses merebus sampai mendidih ini biasanya akan berbunyi klotok-klotok. Dengan alasan tersebut nama kopi ini disebut dengan Kopi Klotok.

Berikut daftar menu makanan yang di ada di Warung Kopi Klotok yaitu:
  • Sego Megono
  • Lodeh Tempe Lombok Ijo
  • Lodeh Kluwih
  • Lodeh Terong
  • Sayur Asem
  • Sambel Dadak
  • Pisang Goreng
  • Jadah Goreng
  • Tahu Bacem
  • Tempe Garit
Berikut daftar menu minuman yang di ada di Warung Kopi Klotok yaitu:
  • Kopi Klotok
  • Teh Tawar
  • Teh Manis
  • Es Teh Tawar
  • Es Teh Manis
  • Jeruk Panas
  • Es Jeruk
  • Wedang Jahe Gepuk
Bagaimana tertarik ingin mengunjungi Warung Kopi Klotok? Silahkan mampir jika berada di Yogyakarta ya.
Gunung Kidul - Bila berkunjung ke Kabupaten Gunung Kidul rasanya tak lengkap bila tidak menyambangi Embung Batara Sriten. Embung Batara Sriten merupakan salah satu destinasi yanng cukup terkenal di Kabupaten Gunung Kidul dan sekitarnya. Terletak pada Desa Pilangrejo Kecamatan Nglipar Kabupaten Gunung Kidul dan berada di ketinggian 859 Mdpl. Pada awalnya Embung Sriten sendiri memiliki fungsi sebagai wadah air hujan dan untuk mengairi daerah setempat pada waktu musim kemarau. Dengan pengelolaan yang baik maka membuat destinasi ini sangat di diminati dikalangan anak anak milinealis. 


Dahulu akses menuju embung ini tergolong sangat susah di jangkau karena jalan menuju ke embung banyak yang terbuat dari batu yang di tata. Kondisi track yang nanjak harus membuat pengguna kendaraan harus ekstra hati hati. Untuk kendaraan roda 4 sangatlah disarankan untuk tidak melewati. Karena kondisi jalan yang sempit. Namun sekarang kondisinya sudah berbeda. Upaya-upaya perbaikanpun dilakukan oleh pengelola wisata. Semua dilakukan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan para pengunjung di Embung Batara Sriten.

Embung Sriten buka setiap hari mulai pukul 05.00 pagi sampai dengan 18.00 petang. Bagi yang mau menikmati sunrise dan sunset disini bisa menjadi pilihan.

Untuk harga tiket sendiri hanya Rp. 5.000 saja dan parkir Rp. 2000 untuk pengguna motor. Dengan harga yang sangat terjangkau maka sangat direkomendasikan tempat ini untuk menjadi salah satu pilihan wisata anda. 


Dengan retribusi tersebut pengunjung disuguhkan dengan pemandangan yang sangat menarik karena letak dari embung ini yang cukup tinggi. Terdapat juga pendopo untuk beristirahat disana. Dengan angin yang cukup memuat hati tambah bahagia menikmati ciptaan Tuhan Yang Maha Esa. Semoga selalu dijadikan insan yang pandai bersyukur atas nikmat yang diberikan kepada hambaNya. 


Disisi timur kota Yogyakarta selatan candi prambanan terdapat tempat yang tak kalah bagusnya dengan tempat-tempat lainnya di Yogyakarta. Tempat tersebut bernama Tebing Breksi. Tebing Breksi merupakan suatu tempat yang menyajikan sejuta keindahan di dalamnya. Pertama kali kesana saya melihat tebing breksi merupakan tempat mengambil batu kapur. Namun kini Tebing breksi rasanya seperti disulap menjadi tempat yang menyenangkan. Terdapat ukiran ukiran seni di tebingnya. Pencahayaan yang pas membuat kesan estetiknya semakin bertambah. Dahulu saat saya ke sana untuk tiket retribusinya yaitu seikhlasnya. Untuk jalur atau akses menuju ke Tebing Breksi lumayan mudah. Kalau dari Solo kiat ambil jalan Prambanan-Piyungan nanti setelah pintu masuk candi boko nanti ada papan petunujuk arah candi ijo dan tebing breksi maka ambil kiri. Untuk tracknya sudah bagus namun naiknya cukup lumayan curam. Jadi untuk rekomendasi temen temen saya sarankan memakai kendaraan yang fit atau normal. Pastikan rem juga berfungsi dengan baik. 

Untuk keindahan yang disuguhkan di tempat ini cukup banyak karena dari tempat ini teman-teman dapat menikmati sunset dan view kota Yogyakarta dan sekitarnya. Gunung Merapi tampak begitu gagah bila di pandang dari sini. 

Wahana untuk foto pun bervariasi mulai dari panggung biasa sampai yang luar biasa. Semua dibuat semenarik mungkin untuk mengabadikan momen dan membuat kenangan di Tebing Breksi ini. 



Pantai Krakal | Pantai Kukup | Pantai Ngrawe | Gunung Kidul | Yogyakarta | Wonosari | Yogya | jogja

Gunung kidul merupakan salah satu kabupaten di Daerah Istimewa Yogyakarta. Gunung kidul sendiri juga rasanya tidak ingin kalah dengan pengelolaan wisata dengan kota yang lain. Contohnya saja banyak sekali wisata wisata yang baru dan menjadi daya tarik sendiri di kalangan para traveler apalagi nih kaum kaum milenial. Dengan pengelolaan yang baik dan membuat spot spot foto yang menarik rasanya anak anak muda pengen sekali datang dan mengabadiakan momen mungkin dengan pacar(kalau punya ya wkwk) ya kalau enggak ya sama keluarga. Karena keluarga adalah harta yang paling berharga oke.

Nah kali ini saya mendapatkan kesempatan untuk mengunjungi salah satu pantai yang berada di Gunung Kidul yaitu Pantai Krakal.Pantai Krakal merupakan salah satu pantai yang masuk dalam kawasan pantai gunung kidul. 

Waktu itu memang saya ikut dalam acara keluarga saya. Ya karena memang mungkin dengan kesibukan masing-masing akhirnya disempatkan untuk pergi main untuk merefresh pikiran dan bisa dibilang quality time dengan keluarga. Hari itu hari minggu pagi pukul 06.00 kami udah disibukkan dengan persiapan untuk berangkat ke pantai. Akhirnya kamipun selesai semua ataupun siap pukul 08.00. Langsung kami cuss berangkat ke pantai Gunungkidul dengan estimasi waktu sekitar 1 jam 30 menit. Dengan kendaraan roda 4 kamipun berangkat dengan berjalan santai. Karena niat kami memang ingin merefresh pikiran kita dengan keluarga. Sepanjang jalan mendengar musik Koes plus dengan nuansa jadulnya. Sesekali kami nyaut dengan nyanyian yang sungguh menyenangkan hati.

Awalnya kami bingung pilih pantai yang akan kami kunjungi namun akhirnya kami memilih pantai yang ada semacam gazebo. Akhirnya kami memilih Pantai Krakal. Pukul 09.30 pun kami sampai di lokasi. Karena kami tertarik dengan menara yang ada di bukit samping Pantai Krakal maka kami putuskan untuk parkir mobil di dekat menara itu. Namun sampai di dekatnya memang tidak bisa naik dengan kendaraan pribadi jadi pilihannya jalan kaki atau naik ojek yang ada di sekitar situ. Dengan membayar 5 ribu kita udah bisa sampai ke menara di atas bukit tanpa harus capek capek. Namun aku memilih jalan karena ingin diet hahaha. Sampai atas kamipun berfoto-foto untuk mengabadikan momen. Dengan latar belakang laut selatan luas keindahan pantai klayar semakin sempurna. Setelah dirasa cukup maka kami memutuskan balik. Dan langsung mampir ke warung terdekat untuk membeli es degan dan makan. Karena memang kami sampai di pantai siang jadi air laut pas lagi surut jadi kami tidak mau sekedar main air. Cukup menikmati hembusan ombak ditemani es degan dan candaan bersama keluarga membuatku lebih mensyukuri hidup ini. Setelah selesai kamipun memutuskan untuk pulang.



Pantai Krakal | Pantai Kukup | Pantai Ngrawe | Gunung Kidul | Yogyakarta | Wonosari | Yogya | jogja

Malioboro mall, malam hari, ekspress, solo, Teh Anget Berdua, #sobatTAB

Kota yogyakarta memang tak pernah habisnya dalam menciptakan kesan istimewanya. Setiap orang yang datang pasti akan selalu ingin kembali pulang karena keramahannya dan kenyamanannya. Kalau lagu di kla project ya itu ijinkanku untuk selalu pulang lagi, hiyaa. Romantis banget ya wkwk. Memang sih kenangan di kota yang mendapat julukan kota pelajar ini sangat tidak bisa dilupakan. Banyak orang yang jatuh cinta terhadap kotanya karena keistimewaan kotanya. Saya juga korbannya sih wkwk.


Malioboro mall, malam hari, ekspress, solo

Nah disini salah satunya adalah malioboro. Siapa sih yang gak kenal malioboro. Malioboro merupakan jalan terkenal di kota yogyakarta. Rasanya enggak ke yogya kalau enggak mampir atau jalan jalan di malioboro. Banyak yang bila malioboro ini merupakan jl asia afrika bandung yang ada di jogja. Salah satu ciri khasnya adalah musisi jalanannya yang membuat suasana di malioboro tambah syahdu(sama pasangannya lebih syahdu :v).

Biasanya kalau ke malioboro tidak lupa mampir ke tugu jogja yang lokasinya tidak jauh dari malioboro. Lebih tepatnya di sebelah utara malioboro. Kalau jalan ya lumayan lah wkwk. Tapi semua tak akan terasa karena mata kita akan dimanjakan keindahan sepanjang jalannya.

Siang itu bersama teman teman saya sedang di warung tongkrongan di desa. Karena memang sedang suntuk maka kita bercanda untuk pindah tongkrongan ke kota yogyakarta entah tujuannya kemana belum tahu. Dan saya kira memang cuma becanda ternyata emang beneran. Akhirnya sore itu sekitar pukul 16.30 kita mulai berangkat dengan menggunakan sepeda motor. Karena dengan jarak yang tidak terlalu jauh dengan waktu tempuh sekitar 1 jam untuk menuju ke pusat kota jogja. Kita berangkat ber 3 dan akhirnya kita memutuskan ke maliboro saja karena kita sedang ingin kopi yang terkenal di malioboro apalagi kalau bukan kopi joss. Kopi joss merupakan kopi hitam yang di campur dengan arang hitam yang sedang panas panasnya(kaya lihat dia bersama orang lain haha). Dan tibalah kami di malioboro sekitar magrib karena memang sengaja kita pas kan sampai lokasi waktu magrib. Kita pun memutuskan mencari masjid. Masjid Agung yogyakarta adalah pilihan kami untuk menunaikan ibadah sholat magrib. Yak sehebat apapun manusia memang tidak ada apa apanya maka apa  yang harus disombongkan. Maka jangan lupa menunaikan kewajiban kita sebagai hambaNya. Sholat magrib pun akhirnya pun selesai maka kami langsung lanjut ke tujuan awal kita. "Yuk kita cabut" ucap salah satu temen saya. Jarak antara warung yang kita tuju dengan masjid agung memang tidak terlalu jauh mungkin sekitar 5 menit karena kita harus putar dulu karen jalan malioboro adalah jalan searah ke selatan. Dan akhirnya pun sampai di warungnya. Kita langsung memesan kopi joss 3 dan mengambil nasi kucing bersama gorengan yang menjafi khas dari kota jogja. Memang benar banyak orang yang bilang dengan ramahnya kota jogja. Kita bercengkrama dengan pembeli lain dan tak lupa musisi jalanan mulai beraksi yang semakin menambah syahdunya malah itu. Tak terasa hari mulai malam. Akhirnya kitapun memutuskan untuk pulang.

Malioboro mall | malam hari | ekspress | solo